Sabtu, 17 November 2012

Sumber-sumber Masuknya Islam di Indonesia



1.     Sumber dari Para Pedagang Arab
Bangsa Arab dan Persia telah mengenal Kerajaan Maritim Sriwijaya pada abad ke 9 Masehi.
Menurut keterangan  Ibnu Hardadzbeth (844-848 M),  pedagang Sulaiman (902 M), Ibnu Rasteh (903 M), Abu Zayid ( 916 M ), ahli geografi Mas’udi (955 M), kerajaan Sribza (Sriwijaya) berada pada kekuasaan Raja Zabag yang kaya dan menguasai jalur dagang dengan kerajaan Oman. Proses interaksi mengakibatkan banyaknya masyarakat setempat yang tertarik terhadap Agama Islam yang dibawa orang Arab dan Persia. 


           
2. Sumber dari Marcopolo
            Pada abad ke 13 M penyebaran agama Islam semakin meluas.
                                                      Marcopolo
Marcopolo menyatakan bahwa telah ada Kerajaan Fumasik dan Samudera Pasai setelah melakukan perjalanan pulang dari Cina menuju Persia dan 
singgah di Perlak pada 1292.

3. Sumber dari Tome Pires
Menurut Tome Pires pengembara asal Portugis, pelabuhan Malaka ramai dikunjungi para pedagang dari barat seperti Kairo, Mekkah, Turki , Armenia, Gujarat, Ursia, Kedah.
Kesimpulan : melalui proses perdagangan agama Islam masuk dan berkembang di Indonesia yang dipelopori oleh penduduk pesisir pantai.

4. Sumber dari Batu Nisan
Abad ke 11 dipesisir utara Jawa Timur, yaitu di Leran dan Gresik ditemukan sebuah nisan yang bertulisan jenis huruf arab kafi dan nisan kubur di Phonrang, Cempa.
Leran ini juga menyebutkan nama wanita  Fatimah binti Maimun bin Hibatullah yang wafat pada 7 Rajab 475 H atau 1082 M
 
5. Sumber dari Sejarawan Cina
Dari Mo Huan yang mengikuti Laksamana Cheng Ho dalam berita ekspedisinya yang diterbitkan dalam buku Ying Yai Sheng Lan        (1433). Memberikan bukti tentang keberadaan komoditas muslim di daerah pesisir  Pulau Jawa terutama Jawa Timur.